Perbedaan Arduino Uno dan Arduino Nano

Dengan Arduino kita bisa dengan mudah dan cepat mengembangkan alat-alat elektronika menggunakan mikrokontroller. Learning cycle yang simple membuat pemula pun mudah menguasainya.

Arduino Uno dan Arduino Nano adalah salah satu, eh dua :) papan pengembangan mikrokontroller buatan Arduino.org

Sebenarnya selain Arduino Uno dan Nano ada banyak lagi keluarga dari Arduino board. Seperti Arduino Mega, Mini, Yun, dll.

Namun kali ini kita akan membandingkan dua board tersebut karena secara sistem keduanya mirip, dan keduanya sering dipakai di proyek-proyek mikrokontroller.

Dari segi mikrokontrollernya, di pasaran ada beberapa versi arduino Nano yang menggunakan ATmega328P dan ada juga yang menggunakan ATmega16. Yang kita bandingkan sekarang adalah yang sama seperti Arduino Uno menggunakan ATmega328P.

Kita akan bahas kesamaan dan perbedaan keduanya dan mana yang lebih baik dan cocok untuk proyek elektronika.

Persamaan

Sebelum kita bahas perbedaannya, kita harus ketahui persamaannya, sehingga dapat membandingaknnya secara apple to apple.

  • Sama-sama berbasis mikrokontroller AVR ATmega 328P, sehingga dari pemrosesan mempunya fitur yang sama, tegangan kerja 5V, clock 16Mhz, 16 digital IO (4 PWM), EEPROM 1kB, SRAM 2kB, flash 32kB.
  • Pemrogramannya sama-sama dapat dilakukan menggunakan Arduino IDE, dengan source yang  sama dapat dipakai baik di Uno maupun Nano
  • Sama-sama tidak perlu downloader tambahan, tinggal colok ke USB komputer karena di boardnya sudah ada chip USBnya

Perbedaan

Meskipun menggunakan mikroposesor yang sama, secara fisik sangat terlihat jelas perbedaan Arduino Uno dan Nano

  • Ukuran, ini yang paling mecolok dari perbedaan Uno dan Nano, dimensi Arduino Uno hampir 3 kali Arduino Nano.
  • USB jack Arduino Uno, menggunakan USB type A, sedangkan Nano menggunakan USB mini.
  • Arduino Nano memiliki kelebihan 2 pin Analog IN sehingga total pin analognya 8, sedangkan Uno hanya 6
  • Uno menggunakan female port sehingga komponen atau shield bisa langsung dipasang di board, sedangkan Nano membutuhkan breadboard karena menggunakan pin male

Kapan memakai Arduino Uno

Jadi kapan kita menggunakan Arduino Uno?

  • Ketika membutuhkan shield-shield tambahan, seperti motor shield, lcd shield, gps, gsm, dll
  • Arduino Uno sangat memudahkan dalam rapid prototyping, gunakan pada waktu mencoba-coba alat baru, menguji program, trial and error.
  • Kelebihan Arduino Uno proses upload (sedikit) lebih cepat karena menggunakan IC USB yang lebih powerful. Sehingga lebih cepat dan mudah ketika sedang mencari parameter yang pas.
  • Kelebihan lain Arduino Uno memiliki internal regulator dan fuse/sekring elektronik, sehingga lebih aman jika menggunakan sumber daya external
  • Kekurangan Arduino Uno terletak pada bentuknya yang lebih besar.

Kapan memilih Arduino Nano

Namun, bukan berarti kita Uno lebih baik daripada Nano, karena Arduino Nano pun punya kelebihan yang bisa kita manfaatkan.

  • Kelebihan Nano adalah dimensi lebih kecil daripada Uno, otomatis lebih ringan juga, sehingga cocok dipasang di alat yang jadi, tidak makan tempat
  • Harganya relatif lebih murah, sehingga dapat menekan ongkos produksi. Versi china bisa ditebus sekitar 50ribu saja, sedangkan arduino Uno di kisaran 100ribu.
  • Memiliki 2 pin input analog lebih banyak daripada Uno, sehingga bisa memasang lebih banyak sensor analog
  • Namun kekurangan Arduino Nano, kita membutuhkan breadboard untuk mengkoneksikan pin nya.

Saya pribadi punya lebih banyak Nano daripada Uno, karena selain lebih murah, lebih kecil, Nano langsung dipasang di alat dan tidak banyak dilakukan perubahan lagi, jam digital, sensor deteksi bayi bangun, robot line follower, saklar lampu otomatis, dll

Namun tetap meyimpan dan memakai 1 Arduino Uno saya, karena untuk rapid prototyping alat baru akan lebih mudah memakai Arduino Uno. Jika program sudah siap tinggal kita upload ke Nano.

Jadi masing-masing board punya kelebihannya & kekurangan masing-masing, silahkan pilih sesuai kebutuhan.

Selamat berkarya..

.

tips: untuk membuat alat jadi bisa dipertimbangkan menggunakan Arduino Pro Mini, bentuknya lebih kecil lagi daripada nano karena tanpa IC USB/downloader

Febrianto

Penulis Senior Ndoware.com yang lagi suka ngulik Arduino dan IoT. Hoby bermain game baik itu di komputer, gadget maupun di dunia nyata :)

2 Respon

  1. Muhamnad rizky berkata:

    Lebih baik mana untuk buat alat vswr, apakah arduino nano atau arduino uno?

    • Febrianto berkata:

      Sama saja kak. Kalo saya pake keduanya, pada saat pengembangan/prototyping/testing pakai Arduino Uno, ketika coding sudah siap dipasang di alat pakai Arduino Nano

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.