Antarmuka PLC

PLC memiliki dua antarmuka yang sangat penting untuk dapat beroperasi, yaitu Input dan Output, atau dapat disebut sebagai antarmuka masukan dan antarmuka keluaran.

Antarmuka Masukan PLC (Input)

Perangkat antarmuka masukan/input pada PLC berada di antara jalur masukan yang sebenarnya dengan unit CPU.

Adapun manfaat dari perangkat antarmuka input sendiri yaitu untuk melindungi CPU PLC dari sinyal-sinyal yang dapat merusak kinerja maupun ketahanan CPU tersebut.

Modul antarmuka ini berfungsi untuk mengubah sinyal-sinyal masukan dari luar ke sinyal-sinyal yang sesuai dengan tegangan kerja CPU PLC yang bersangkutan.

Misalnya, input dari sensor dengan tegangan kerja 24 Volt DC harus diubah menjadi tegangan 5 Volt DC agar sesuai dengan tegangan kerja CPUnya.

Gambar 1. Sebuah IC Opto-isolator seri "MB 111", berisi sebuah LED, photodioda dan penguat yang terintegrasi

Gambar 1. Sebuah IC Opto-isolator seri “MB 111” (Sumber: wikipedia.org)

Gambar 2. Skema sederhana suatu opto-isoator

Gambar 2. Skema sederhana suatu opto-isoator (Sumber: wikipedia.org)

Pengolahan sinyal-sinyal yang dimaksud dilakukan dengan opto-isolator (perhatikan Gambar 1 dan Gambar 2) yang terdapat pada perangkat antarmuka masing-masing PLC.

Untuk lebih jelasnya dapat ditunjukkan pada Gambar 3.

Gambar 3. Rangkaian antarmuka input PLC

Gambar 3. Rangkaian antarmuka input PLC

Dengan menggunakan opto-isolator, tak ada sambungan dengan menggunakan kabel antara dunia luar dengan CPU.

Keduanya dipisahkan secara optic, dimana sinyal-sinyal disampaikan melalui cahaya. Prinsip kerjanya sederhana, piranti eksternal akan memberikan sinyal untuk menghidupkan LED (dalam opto-isolator), sehingga phototransistor akan menerima cahaya kemudian menghantarkan arus (ON=1). CPU akan melihat sinyal tersebut sebagai logika nol (dimana catu antara kolektor dan emitor turun hingga di bawah 1 volt).

Demikian pula sebaliknya, ketika sinyal masukan tak ada lagi, LED akan mati dan phototransistor akan berhenti menghantar (OFF). CPU akan melihat sinyal tersebut sebagai logika satu.

Antarmuka Keluaran PLC (Output)

Tak berbeda dengan antarmuka masukan PLC, unit keluaran juga perlu adanya perangkat antarmuka untuk memberikan perlindungan CPU dengan peralatan eksternal.

Skema perangkat antarmuka keluaran PLC dapat dilihat pada Gambar 4.

Gambar 4. Rangkaian antarmuka output PLC

Gambar 4. Rangkaian antarmuka output PLC

Cara kerjanya sama dengan perangkat antarmuka masukan PLC. Bedanya, perangkat yang menyalakan dan mematikan LED didalam opto-isolator sekarang adalah CPU, sedangkan yang membaca keadaan arus pada photo-transistor, yaitu perangkat eksternal.

1 Respon

  1. dika berkata:

    mas admin,
    kalo skema rangkaian PLc yang digunakan pada lamppu lalu lintas bagaimana ya ?

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.