Sarung Tangan Pintar – Mengubah Gerakan Tangan Menjadi Tulisan

reconstruction-of-handwriting-traces

Gambar Rekonstruksi Pentracing-an Tulisan Tangan: contoh di atas adalah rekonstruksi dari 1 sesi perekaman.

Neuroscientist telah mengembangkan sebuah sarung tangan tanpa jari yang secara otomatis dapat menterjemahkan gerakan tangan menjadi tulisan dengan menggunakan sensor elektroda. Michael Linderman dan rekannya mempublikasikan hasil dari tahap pertama proyek penelitian mereka. Pada tahap ini, 6 orang relawan, menggunakan pen digital, yang merekam aktivitas elektrikal dari otot-otot pada tangan dan lengan mereka. Sebuah komputer dikorelasikan data elektrikal dengan hasil output dari pen digital, dan pengenalan pola diajarkan ke komputer untuk dikembangkan menjadi simbol tertulis dari aliran aktivitas elektrikal tersebut.

Tim Linderman juga menggunakan sebuah teknik yang disebut analisis diskriminasi untuk menguji seberapa baiknya sebuah komputer dapat mengenali pola pergerakan otot yang kemudian dicocokan dengan karakter tulisan. Komputer mengenali 63% angka setelah dilakukan pengulangan sebanyak 5 kali, dan 97% angka setelah diulang 35 kali.

Bagi kita manusia dengan anggota tubuh yang lengkap, sarung ini jelas kurang efektif jika dibandingkan dengan menulis langsung di atas kertas. Bagaimanapun, Linderman dan timnya mengembangkan teknologi ini untuk aplikasi medis. Banyak terjadi kelainan fungsi otot, seperti Parkinson dan Alzheimer, termasuk tremor sebagai gejala pertamanya, dan Linderman berpikir bahwa sarung ini mungkin dapat berguna untuk membantu pasien dengan kelainan tersebut untuk belajar menulis lagi.

Sumber: popsci.com

2 Respon

  1. Jhoni berkata:

    cape dong kalo musti nulis 1 lembar

    • Claudia berkata:

      sblmny makasi bwt komennya..^^

      iya emg cape klo disuruh gerak2in tangan trus,, tp di artikel kan ditulis,,ini lebih ditujukan bwt org2 yg cacat secara fisik (yang ga punya tangan) dan juga bwt mreka yang mengidap kelainan fungsi otott ..jadi sarung tangan ini bakalan ngebantu bgt untuk mreka..sedangkan untuk mereka yang normal,,jelas klo ngetik lebih efektif..

      sekian dan trima kasih :D

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.