Tags : chipMCS-51VHDLPemrogramanTeknologiFPGAPLCProgrammableAlteraMikroprosesorrobotMikrokontroler8051
Home » Teknologi » Robot Berjalan di atas Air dengan Teknologi Kedap Air Kaki Serangga

Robot Berjalan di atas Air dengan Teknologi Kedap Air Kaki Serangga

Oleh , 21 Oktober 2012.

waterdroplet

Sebuah robot yang dapat berjalan di atas air merupakan sebuah keajaiban yang selangkah lagi akan menjadi kenyataan, berterimakasihlah kepada para peneliti yang belajar dari alam dengan karyanya water strider. Berjalan di atas air mungkin seperti sebuah kekuatan super dan para ilmuwannya memberi nama hasil karya dari kaki-kakinya: super-hydrophobia.

Kaki-kaki hydrophobic yang dapat mengapung di atas air, dan kaki-kaki super ini telah dicoba oleh para ilmuwan untuk disimulasikan dengan komputer super. Profesor ilmu kimia di University of Nebraska-Lincoln Xiao Cheng Zeng telah bekerja sama dengan para ahli dan komputer super di RIKEN Institute Jepang, Takahiro Koishi, Shigenori Fujikawa, dan Toshikazu Ebisuzaki dan Kenji Yasuoka dari Keio University.

Water strider dan organisme-organisme lainnya yang memiliki kaki super-hydrophobic dengan 2 tingkatan struktur: sebuah permukaan berlendir yang membuatnya menjadi hydrophobic dan sebuah lapisan yang ditutupi dengan rambut-rambut mikroskopis seperti folikel yang dapat mendorongnya menjadi super-hydrophobic. Folikel-folikel ini dilapisi dengan rambut-rambut yang lebih tipis, dan secara keseluruhan dapat kedap terhadap air.

Para ilmuwan telah mempelajari fenomena ini sejak tahun 1930-an, dan penelitian ini telah mencapai sebuah tingkatan baru. Menggantikan saluran pada  permukaan-permukaan  yang berambut dan belendir, para ilmuwan merancang sebuah simulasi “hujan” virtual dengan tetesan butiran-butiran air yang terdiri dari ukuran yang berbeda-beda, dengan kecepatan yang berbeda pula, pada permukaan yang ditanami tiang-tiang dengan berbagai macam ketinggian dan lebar, serta dengan jarak yang berbeda antar tiang.

Mereka sedang mengkonfigurasikan tiang-tiang dengan tepat yang akan menjaga semua tetesan air agar tidak jatuh di antara mereka dan dengan begitu akan menjaganya agar tetap jauh dari permukaan yang berlendir. – perbedaannya semata-mata hanya antara hydrophobic dan super hydrophobic. Setelah puluhanribu kali percobaan, mereka menemukan adanya sebuah ketinggian dan penempatan tiang yang sangat kritis.

Teknologi yang sama ditemukan pada kelopak bunga yang dapat membuat air menggelinding di atasnya; idenya adalah penelitian ini memungkinkan hasil karyanya ini dapat membersihkan permukaannya sendiri. Kita tidak perlu membersihkannya lagi, mencucinya, dan robot-robot kita akan dapat dapat dengan sendirinya berjalan di atas air.

sumber: www.popsci.com

· kirim komentar

Komentar

Tambahkan komentar anda di bawah, atau trackback dari situs anda. Berlangganan komentar ini melalui RSS.

Silahkan berdiskusi yang padat dan berisi. Tetap pada topik. Dilarang spam.