Tags : MikrokontrolerFPGATeknologi8051MikroprosesorPemrogramanVHDLMCS-51PLCrobotProgrammablechipAltera
Home » PLC » Perancangan Sistematis Sistem Kendali dengan PLC

Perancangan Sistematis Sistem Kendali dengan PLC

Systematic Points

Systematic Points

Dalam merancang suatu sistem kendali diperlukan beberapa pendekatan yang sistematis dengan prosedur yang telah diterapkan untuk memperoleh hasil yang maksimal sesuai dengan yang diharapkan. Pendekatan-pendekatan sistematis dianjurkan untuk mengikuti prosedure berikut:

1. Rancangan sistem kendali

Dalam tahap ini, programmer menentukan terlebih dahulu jenis sistem yang akan dikendalikan, demikian pula proses yang harus dilaksanakan dalam sistem tersebut. Sistem yang dikendalikan dapat berupa peralatan mesin ataupun proses yang terintegrasi yang pada umumnya disebut dengan controlled system (sistem terkendali).

2. Penentuan Input/Output (I/O)

Pada tahap ini, semua bentuk perangkat masukan dan keluaran eksternal yang akan dihubungkan ke PLC harus ditentukan. Perangkat masukan dapat berupa saklar, sensor, valve dan lain-lain. Sedangkan perangkat keluaran dapat berupa solenoid valve, elektromangnetik, dan lain-lain.

3. Desain Program

Apabila perangkat-perangkat I/O sudah ditentukan, dilanjutkan dengan tahap mendisain program. Tahap ini terdiri dari proses perancangan program, baik itu dalam bentuk ladder logic diagram maupun kode mnemonic, dengan mengikuti aturan dan urutan operasi sistem kendali.

Gambar perancangan sistematis pemrograman PLC

 

4. Pemrograman (Programming)

Tahapan untuk merancang program PLC dengan menggunakan software pendukung dari masing-masing vendor yang bersangkutan. Hampir setiap vendor produsen PLC mempersiapkan software yang sesuai demi pelayanan dan penggunaan PLC secara maksimal. Ini merupakan tahap simulasi dari tahap-tahap sebelumnya.

5. Menjalankan Sistem (Run the System)

Program yang telah dirancang dan disimulasikan selanjutnya diterapkan (download) ke dalam PLC agar dapat dilakukan uji coba terhadap kebenaran secara real. Apakah sesuai dengan harapan dan disain ataukah belum? Jika sudah maka dapat dikatakan program telah berhasil dibuat. Operator tinggal menghubungkan pada plant atau perangkat lain yang akan digunakan sebagai input maupun output.

Dalam merancang suatu sistem kendali diperlukan beberapa pendekatan yang sistematis dengan prosedure yang telah diterapkan untuk memperoleh hasil yang maksimal sesuai dengan yang diharapkan. Pendekatan-pendekatan sistematis dianjurkan untuk mengikuti prosedure berikut:

1.Rancangan sistem kendali

Dalam tahap ini, programmer menentukan terlebih dahulu jenis sistem yang akan dikendalikan, demikian pula proses yang harus dilaksanakan dalam sistem tersebut. Sistem yang dikendalikan dapat berupa peralatan mesin ataupun proses yang terintegrasi yang pada umumnya disebut dengan controlled system (sistem terkendali).

2.Penentuan Input/Output (I/O)

Pada tahap ini, semua bentuk perangkat masukan dan keluaran eksternal yang akan dihubungkan ke PLC harus ditentukan. Perangkat masukan dapat berupa saklar, sensor, valve dan lain-lain. Sedangkan perangkat keluaran dapat berupa solenoid valve, elektromangnetik, dan lain-lain.

3.Desain Program

Apabila perangkat-perangkat I/O sudah ditentukan, dilanjutkan dengan tahap mendisain program. Tahap ini terdiri dari proses perancangan program, baik itu dalam bentuk ladder logic diagram maupun kode mnemonic, dengan mengikuti aturan dan urutan operasi sistem kendali.

4.Pemrograman (programming)

Tahapan untuk merancang program PLC dengan menggunakan software pendukung dari masing-masing vendor yang bersangkutan. Hampir setiap vendor produsen PLC mempersiapkan software yang sesuai demi pelayanan dan penggunaan PLC secara maksimal. Ini merupakan tahap simulasi dari tahap-tahap sebelumnya.

5.Menjalankan sistem (run the system)

Program yang telah dirancang dan disimulasikan selanjutnya diterapkan (download) ke dalam PLC agar dapat dilakukan uji coba terhadap kebenaran secara real. Apakah sesuai dengan harapan dan disain ataukah belum? Jika sudah maka dapat dikatakan program telah berhasil dibuat. Operator tinggal menghubungkan pada plant atau perangkat lain yang akan digunakan sebagai input maupun output.

· kirim komentar
  • allthewin

    ulasannya lengkap banget pak
    salam kenal

Komentar

Tambahkan komentar anda di bawah, atau trackback dari situs anda. Berlangganan komentar ini melalui RSS.

Silahkan berdiskusi yang padat dan berisi. Tetap pada topik. Dilarang spam.